
KOREM 032 WBR | Lapangan Imam Bonjol, Kota Padang, menjadi titik awal pengabdian besar TNI Angkatan Darat bagi masyarakat Sumatera Barat. Kamis (15/10/2026), Danrem 032/Wira Braja Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A., membuka Karya Bakti TNI AD Skala Besar Tahun 2026 dengan membawa pesan kuat: kehadiran prajurit bukan hanya untuk menjaga kedaulatan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan rakyat dan memperkuat kehidupan masyarakat di wilayahnya.
Dalam upacara pembukaan tersebut, Brigjen TNI Aji Mimbarno membacakan amanat Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajahmada, S.E., M.M. Amanat itu menekankan bahwa karya bakti harus menjadi ruang nyata untuk mempererat kemanunggalan TNI AD dan rakyat. Kedekatan tersebut merupakan modal penting dalam menjaga persatuan, memperkokoh ketahanan wilayah, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Program Karya Bakti TNI AD Skala Besar 2026 dijadwalkan berlangsung selama 60 hari, mulai 15 Oktober hingga 13 Desember 2026. Selama pelaksanaannya, sebanyak 890 prajurit TNI AD dilibatkan untuk mendukung berbagai kegiatan yang tersebar di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Program ini diarahkan agar manfaat pengabdian dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama warga yang membutuhkan dukungan pembangunan dan pelayanan sosial.
Sasaran fisik menjadi salah satu prioritas kegiatan. Pembangunan jembatan, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), rehabilitasi sekolah, perbaikan tempat ibadah, hingga pembuatan sumur bor direncanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas fasilitas publik dan lingkungan permukiman. Pembangunan tersebut diharapkan membantu memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas pendidikan, memperbaiki kenyamanan tempat ibadah, serta memperluas akses masyarakat terhadap air bersih.

Namun, pengabdian TNI AD tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur. Karya Bakti ini juga mencakup kegiatan nonfisik yang menyentuh kebutuhan sosial dan kesehatan masyarakat, antara lain bantuan kursi roda, operasi katarak, khitanan massal, bakti kesehatan, pembagian 1.000 paket sembako, pembersihan lingkungan, serta berbagai kegiatan penyuluhan. Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian kepada rakyat juga harus hadir melalui pelayanan yang membantu meringankan beban kehidupan sehari-hari.
Di hadapan awak media, Brigjen TNI Aji Mimbarno menegaskan bahwa Karya Bakti Skala Besar merupakan salah satu program unggulan TNI AD yang dilaksanakan di berbagai wilayah Sumatera Barat. Dengan mengerahkan ratusan prajurit, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan pembangunan serta persoalan sosial di lingkungan masing-masing.


Bagi masyarakat, keberhasilan program ini tidak semata-mata diukur dari banyaknya bangunan yang diperbaiki atau kegiatan sosial yang terlaksana, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan setelah kegiatan selesai. Karena itu, ketepatan sasaran, kualitas pekerjaan, keterlibatan masyarakat, dan keberlanjutan hasil pembangunan menjadi hal penting agar pengabdian selama 60 hari tersebut meninggalkan dampak nyata bagi warga Sumatera Barat.
Melalui Karya Bakti TNI AD Skala Besar 2026, Danrem 032/Wira Braja Brigjen TNI Aji Mimbarno menegaskan semangat pengabdian yang menempatkan rakyat sebagai bagian penting dari kekuatan bangsa. Dari pembangunan jembatan hingga pelayanan kesehatan, setiap kegiatan diharapkan mempererat kebersamaan sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
TNI AD HADIR UNTUK RAKYAT, MENGABDI UNTUK NEGERI.
Wyndoee